makanan bayi 9 bulan

4 Jenis Makanan untuk Bayi yang Memasuki Usia 9 Bulan

Gogeline – Menginjak usia 9 bulan akan terjadi perubahan pada pola makan bayi. Di masa seperti ini, biasanya si kecil sudah ingin mencoba berbagai makanan yang berbeda dari yang dikonsumsinya sebelumnya. Sehingga akan lebih baik bayi mulai untuk dikenalkan dengan berbagai jenis makanan yang bergizi dan baik untuk pertumbuhannya. Ada berbagai pilihan makanan bayi 9 bulan yang bisa dipilih untuk dikonsumsi si kecil seperti sayur dan daging.

Makanan untuk Bayi Ketika Masuk Usia 9 Bulan

Bayi pada umur yang menginjak 9 bulan sudah mulai menginginkan makanan yang beragam. Karena itu mungkin Anda bisa memulai untuk memberikan makanan yang bertekstur lebih kasar dengan potongan dan porsi yang sesuai untuk buah hati Anda. Berikut ialah makanan yang bisa dikonsumsi oleh bayi berumur 9 bulan:

makanan bayi 9 bulan

1. Kuning Telur Matang

Makanan pertama yang bisa menjadi pilihan ialah kuning telur matang. Namun, Anda perlu memperhatikan dengan betul tingkat kematangan telur tersebut. Kuning telurnya harus dimasak matang sempurna agar tak berisiko anak terkontaminasi oleh bakteri dan membuat bayi sakit perut.

2. Daging Sapi atau Ayam Cincang Lunak

Daging sapi serta ayam juga bisa menjadi pilihan lain untuk makanan bayi 9 bulan. Anda bisa mencincang halus atau memblender daging sebelum diolah. Potongan daging tersebut juga bisa Anda kreasikan sebagai bahan dasar sup dan bubur tim.

3. Tahu yang dipotong Kecil

Tahu yang telah dipotong kecil bisa menjadi menu yang bisa disajikan untuk si kecil. Teksturnya juga tak terlalu keras sehingga bayi tak perlu susah untuk mengunyahnya. Sehingga mengurangi risiko bayi tak mencerna makanannya dengan baik.

4. Sayuran yang Direbus Sampai Lunak

Ada beberapa jenis sayuran yang bisa dipilih sebagai menu makanan si kecil, misalnya kembang kol, brokoli, wortel, atau kentang. Dengan syarat bahwa sayuran tersebut telah direbus hingga sangat lunak agar memudahkan bayi untuk menelannya.

 Memberikan makanan bayi 9 bulan tetap harus hati-hati, hindari makanan yang terlalu keras atau berbumbu banyak agar si kecil mudah menelan. Perlu diingat kembali Anda harus memberikan makanan tersebut dengan porsi yang sesuai dan tetap berikan ASI atau susu formula untuk si kecil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *